Pemprov dan Para Bupati Bahas Kemungkinan PSBB di Sulbar

Pemprov dan Para Bupati Bahas Kemungkinan PSBB di Sulbar

SuloSulbar.Net, Majene-Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang dimpimpin Sekertaris Provinsi (Sekprov) Sulbar Idris DP bersama para pejabat Forkopimda serta para Bupati dan Wakil Bupati se Sulbar membahas kemungkinan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk lingkup daerah Sulawesi  Barat. Rapat koordinasi tersebut, dilaksanakan memlalui video conference Senin 4 Mei 2020.

Saat ini Jumlah positif virus corona di Sulbar telah mencapai 44 orang, dengan kondisi dirawat 36 orang, isolasi mandiri 3 orang, 4 orang sembuh dan satu orang meninggal. Kemungkinan PSBB bisa saja diterapkan meningat beberapa indikator telah memenuhi syarat, apalagi dengan tren peningkatan jumlah pasien yang kemungkinan bertambah selama Ramdahan dan jelang Lebaran.

Kadis Kesehatan Provinsi Sulbar dr Alif mengatakan, kasus penderita semakin meningkat dan perlu dilakukan pembatasan. Pasalnya penerapan Psyical distancing tidak efektif, masih banyak masyarakat yang tidak  displin.

Meski demikian para peserta rapat banyak yang belum sependapat dengan kemungkinan PSBB di Sulbar. Seperti ka BPKPD Sulbar, ia melihat perkembangan covid 19 memang cukup cepat, namun  tidak tidak massive. Apalagi tipikal masyarakat di Sulbar enggan untuk tinggal dirumah.

Hal senada juga disampaikan Kajati Sulbar Darmawel, ia mengambil contoh penerapan PSBB di Makassar tidak efektif, bahkan sama saja ketika hari hari biasa. Masyarakat tetap banyak yang berkeliaran dan tidak mematuhi anjuran pemerintah.” kalau hanya mengacu ke Gorontalo, saya kira tidak perlu terburu buru” ujarnya.

Bupati Majene Fahmi Massiara juga berpendapat penerapan PSBB masih perlu kajian mendalam, karna memiiki dampak yang riskan. Jika tidak siap maka bisa saja menjadi boomerang. “ psbb masih perlu dikaji mendalam, semua harus terintegrasi di tiap stakeholder karna sangat riskan “ sebut Fahmi.

Setelah mendapat masukan dari peserta Rapat, Sekprov Sulbar segara akan menyampaikan ke Gubernur Sulbar. Kemungkinan psbb, masih akan di  analaisis trennya,  meski secara syarat telah memenuhi, namun membutuhkan pertimbangan yang lebih matang. “ kita harus analisis lagi, khususnya dampak yang akan ditimbulkan” terangnya.

Sebelumnya Wakil Bupati Majene Lukman juga melaporkan beberapa hal terkait kondisi penanganan Covid 19 di Majene per 4 Mei 2020. Jumlah OTG lima orang dan selesai. ODP 176 selesai 173 orang. PDP 4 orang, selesai 4 orang. Positif 1 orang dan selesai 1 orang. (Humas Majene)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Aktris Nia Ramadhani dan Suaminya Ditangkap Terkait Narkoba

SuloSulbar.Net — Aktris Nia Ramadhani dan suaminya Ardi