Balai POM di Mamuju Miliki Alat Tes Covid-19 yang Canggih Banget

Balai POM di Mamuju Miliki Alat Tes Covid-19 yang Canggih Banget

- in Berita, Kesehatan, Sulbar
0
0

SuloSulbar.Net, Mamuju -Dalam rangka mendukung upaya percepatan penanganan COVID-19 di Provinsi Sulawesi Barat, Balai POM di Mamuju sebagai UPT Badan POM di Provinsi Sulawesi Barat bekerjasama dengan Balai POM di Palu, Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) dan Rumah Sakit Regional Provinsi Sulawesi Barat berpartisipasi dalam melakukan pengujian laboratorium spesimen COVID-19 melalui pemanfaatan alat Real Time – Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) dari Balai POM di Palu yang telah tersetting di Balai POM di Mamuju beserta perangkat pendukungnya.

Pelaksanaan serah terima peminjaman alat RT-PCR sebelumnya telah berlangsung di laboratorium mikrobiologi Balai POM di Mamuju oleh Kepala Balai POM di Palu, Fauzi Ferdiansyah kepada Kepala Balai POM di Mamuju, Netty Nurmuliawaty dan pada hari Rabu (03/06/2020).

Pengujian COVID-19 dengan RT-PCR di Sulawesi Barat telah mendapat legalitas dan terdaftar pada akun “data.covid19.go.id”. Saat ini bimbingan teknis kompetensi tenaga pengujian PT-PCR masih sementara berlangsung sampai dengan hari minggu hingga tenaga penguji mahir melakukan pengujian secara mandiri.

Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Pencegahan Penyebaran COVID-19, pada hari ini jumat tanggal 12 Juni 2020, Balai POM di Mamuju melaksanakan pengujian perdana spesimen COVID-19 yang dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Barat. “Kami berterimakasih kepada teman-teman yang bekerja keras disini. Jadi alat PCR sudah ada di laboratorium ini dan tidak perlu lagi kemana – mana. Sehingga jika ada yang terpapar dalam satu hari sudah bisa selesai hasil ujinya, tidak perlu menunggu lama lagi. Serta sekali running bisa diuji hingga 80 spesimen dengan menggunakan alat yang canggih ini”, tutur Gubernur Sulawesi Barat.

Senada dengan gubernur, Kepala BPOM di Mamuju Netty Nurmuliawaty, juga mengatakan, adanya alat RT-PCR Covid-19 di Sulbar, sampel yang masuk bisa langsung diuji dan tidak perlu lagi dikirim ke Makassar, Sulsel.

“Kita berharap adanya RT-PCR di sini sampel-sampel yang masuk kita tidak akan kirim lagi ke Makassar,”kata Netty

Netty mengungkapkan, pada uji perdana RT-PCR yang dilakukan hari ini sudah sebanyak 40 sampel yang sudah diambil dan tinggal menunggu hasilnya.

“Uji perdana Covid-19 hari ini sudah 40 sampel dan insya Allah pada sore nanti mungkin sudah ada hasilnya. Pada pengujian ini dalam satu kali running (real time PCR) bisa sampai 80 orang, dengan metode relatif bisa lebih cepat,”ungkap Netty.

Dengan adanya dukungan program ini akan membantu percepatan pemeriksaan COVID-19 sehingga spesimen tidak perlu lagi dikirim ke Provinsi Sulawesi Selatan.

Mari bersama bergotong royong memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Era New Normal, dengan selalu memperhatikan protokol kesehatan selama beraktivitas, gunakan masker, jaga kebersihan diri dan lingkungan, pastikan tangan selalu bersih, perkuat daya tahan tubuh, dan selalu jaga jarak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Aktris Nia Ramadhani dan Suaminya Ditangkap Terkait Narkoba

SuloSulbar.Net — Aktris Nia Ramadhani dan suaminya Ardi