Pameran Inovasi Desa Penanggulangan dan Pencegahan Stunting di Majene

Pameran Inovasi Desa Penanggulangan dan Pencegahan Stunting di Majene

- in Berita, Majene, Sulbar
0
0

 

SuloSulbar.Net, Majene – Kegiatan monitoring evaluasi aksi konvergensi stunting di desa lokus stunting kab. Majene oleh tim gugus tugas 1000 HPK, selama ini dilakukan langsung ke lokus stunting, namun kali ini dikemas dalam kegiatan yang berbeda. Monev ketiga tahun 2020 dilaksanakan terintegrasi di gedung LPMP kab.majene, Senin (21/12/2020).

Kegiatan yang akan berlangsung hingga rabu (23/12/2020) ini, dirangkaikan dengan pameran mini terkait inovasi yang dilahirkan desa untuk penanganan dan pencegahan stunting, dan akan dilanjutkan dengan kegiatan review kinerja tahunan sekaligus pemberian apresiasi atau award bagi Desa lokus stunting yang terbaik dalam melakukan inovasi dan aksi kovergensi. Pameran ini diikuti 14 desa dan kelurahan lokus intervensi tahun 2020.

Tenaga ahli kesehatan gizi masyarakat Bappenas RI, Andi Irfanji, SKM.M.Kes. dalam sambutannya, menyampaikan apresiasinya kepada Pemkab Majene dalam hal ini tim gugus tugas 1000 HPK yang berhasil membuat kegiatan yang lebih besar dari biasanya. ” Kegiatan ini merupakan replikasi dari program yang telah dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri, dalam pameran mini yang tahun lalu dilaksanakan. kabupaten majene menjadi kabupaten satu2nya di Indonesia yang telah melaksanakan kegiatan ini”, tuturnya di sambut riuh peserta.

Kepala Bappeda, selaku ketua tim gugus tugas 1000 HPK, Hj. Andi Adlina Basharoe, melaporkan program kegiatan konvergensi yang selama ini aktif dilakukan tim gugus tugas 1000 HPK yang didalamnya terdapat OPD terkait dalam penanganan stunting baik interfensi spesifik maupun sensitif. Adlina menyampaikan bahwa apa yang telah dilakukan tim gugus tugas sampai hari ini merupkan hasil kerjasama kolektif mulai dari kerja kerja tim OPD kabupaten,para camat dan para kepala desa lokus serta stakehoLder lainnya yang turut berperan besar dalam penanganan dan pencegahan stunting.

Sementara itu, Plt. Bupati Majene, H. Lukman, S.Pd. M.Pd, saat membuka kegiatan tersebut, mengajak tim 1000 HPK untuk lebih intens turun langsung ke desa-desa yang menjadi lokus stunting, memberi edukasi kepada masyarakat terkait dampak masalah stunting. (Rls/ica)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Aktris Nia Ramadhani dan Suaminya Ditangkap Terkait Narkoba

SuloSulbar.Net — Aktris Nia Ramadhani dan suaminya Ardi